Denpasar – Menghadapi tatanan kehidupan era baru atau new normal, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan anak-anak.
Kali ini kegiatan sosialisasi dan edukasi berlangsung di Desa Tegal Harum pada Sabtu 11 Juli 2020. Kepala DPMD Kota Denpasar IB Alit Wiradana mengatakan, sosialisasi dan edukasi ini sengaja diberikan kepada masyarakat dan anak-anak agar mereka paham menghadapi dan menjalani tatanan kehidupan baru harus mengikuti protokol Kesehatan, sehingga terhindar dari virus corona.
Pihaknya mengimbau masyarakat dan anak-anak untuk mengikuti dan menaati protokol Kesehatan, yakni selalu menggunakan masker, menjaga jarak, sering cuci tangan dengan sabun dan dengan air mengalir, kalau tidak ada air gunakan sanitizer dan Jangan keluar rumah kalau tidak ada kepentingan mendesak. Dengan langkah tersebut masyarakat bisa terbebas dari penularan Covid-19.
Alit Wiradana mengaku menghadapi new normal, tempat-tempat keramaian juga perlu pengawasan. Maka dari itu dalam kesempatan itu ia mengharapkan pihak banjar dan desa juga harus ikut berperan dalam mengawasi serta memberikan sosialisasi dan edukasi masalah protokol kesehatan. “Dengan demikian masyarakat bisa disiplin dan melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat,” jelasnya.
diakuinya dalam memutus mata rantai Covid-19 memang harus dilakukan secara bersama seluruh komponen. Karenanya, lanjut dia, dalam sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan anak-anak di Desa Tegal Harum juga melibatkan Babinkamtibmas, Babinsa, pecalang, Linmas kelian adat, dan satgas desa.
Sosialisasi dan edukasi yang diberikan disambut antusias masyarakat. Pihaknya berharap langkah ini menjadi strategis dan tepat untuk mencegah penyebaran virus corona. Selain itu, ia juga mengharapkan masyarakat semakin sadar untuk selalu menjaga kebersihan diri sendiri maupun lingkungan. Bahkan sosialisasi ini dapat menumbuhkan sikap solidaritas, gotong royong supaya Covid-19 bisa diatasi, dengan demikian perekonomi kembali pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal.