Menu

Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 114 Orang, Kasus Positif Bertambah 123 Orang

  • Selasa, 16 Februari 2021
  • 345x Dilihat

DENPASAR – Hingga saat ini pandemi covid-19 masih terjadi di Kota Denpasar. Tren perkembangan kasus masih berfluktuatif dan bergerak. Pada Selasa (16/2) Ibukota Provinsi Bali ini masih mencatat adanya penambahan kasus positif, kasus sembuh dan kasus meninggal dunia terkonfirmasi covid-19. Penambahan kasus positif covid-19 sebanyak 123 orang, kasus sembuh bertambah di angka 114 orang serta 2 orang pasien dinyatakan meninggal dunia.

Terkait 2 orang yang dinyatakan meninggal dunia yakni seorang laki-laki usia 78 tahun yang berdomisili di Desa Sumerta Kaja. Satu lagi laki-laki usia 69 tahun yang berdomisili di Kelurahan Pemecutan.

“Hari ini kasus positif bertambah 123 orang, kasus sembuh bertambah 114 orang dan 2 pasien meninggal dunia. Hari ini kasus covid 19 kembali meningkat, tren penularan yang masih terjadi ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus covid-19 Kota Denpasar pada Selasa (16/2).

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Karenanya, bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 9.364 kasus, angka kesembuhan pasien covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 8.284 orang (88,47 persen), meninggal dunia 177 orang (1,89 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 903 orang (9,64 persen).

Berita Terpopuler