Menu

Rai Mantra Berharap Para Pendidik Jadi Agen Sosialisasi Protokol Kesehatan di Sekolah

  • Jumat, 29 Mei 2020
  • 487x Dilihat

Denpasar  Sebanyak 400 paket sembako diserahkan PGRI Denpasar dalam bakti sosial (baksos) kepada komunitas pendidikan di Denpasar yang terdampak Covid-19.

Penyerahan bantuan ini disaksikan langsung Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra yang dalam kesempatan ini diserahkan oleh Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Denpasar, Drs. I Nyoman Winata secara simbolis kepada perwakilan Komunitas Pendidikan PGRI di setiap Kecamatan Denpasar, Kamis (28/5/2020) bertempat di SMK PGRI 3 Denpasar.

Ketua PGRI Kota Denpasar, Drs I Nyoman Winata mengatakan, aksi sosial ini dilaksanakan guna membantu meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pandemi wabah Covid-19 ini khususnya masyarakat di tingkat Komunitas Pendidikan PGRI yang ada di Kota Denpasar.

Bantuan menyasar tenaga satpam sekolah, pesuruh sekolah, cleaning servis, penjaga sekolah, serta juga untuk para pecalang Kota Denpasar yang terlibat langsung dalam penanganan Covid-19. Dimana aksi sosial ini berupa pemberian bantuan sembako sebanyak 400 paket sembako yang di bagi setiap Komunitas Pendidikan PGRI di empat kececamatan Kota Denpasar, masing-masing per kecamatan 85 sembako dan kepada pecalang 60 paket sembako.

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra mengucapkan terimakasih atas kepedulian aksi sosial kegiatan berbagi yang dilaksanakan PGRI Kota Denpasar ini khusunya khusunya masyarakat di tingkat Komunitas Pendidikan PGRI yang ada di Kota Denpasar dan para pecalang Kota Denpasar.

Dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kota Denpasar diperlukan dukungan bersama seluruh elemen masyarakat sehingga percepatan penanganan dapat dioptimalkan dan penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan.

“Saya harapkan para pendidik (guru) ini bisa menjadi agen sosialiasi penerapan protokol kesehatan untuk memberikan suatu pencerahan tingkat kesadaran kepada masyarakat terutama anak didiknya tentang bagaimana kita harus berprilaku disiplin, beradaptasi di dalam mencegah dan mempercepat pemutusan penularan Covid 19 ini,” ujarnya.

“Tenaga Pendidik dan Masyarakat harus lebih fokus dan ikut berpartisipasi pada masalah utama yaitu pencegahan penyebaran covid-19, mengingat Kota Denpasar belum sepenuhnya terbebas dari Covid-19, dan semoga pandemi virus ini lebih cepat dapat diatasi,” harapnya.

Berita Terpopuler