Menu

Update Harian, 40 Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Denpasar

  • Rabu, 28 April 2021
  • 302x Dilihat

DENPASAR – Berdasarkan data resmi Rabu (28/4) pasien sembuh covid-19 di Kota Denpasar tercatat 40 orang. Pun demikian kasus positif covid-19 bertambah 60 orang. Sementara itu, kasus meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 6 orang.

“Perkembangan kasus harian, pada hari ini kasus sembuh bertambah 40 orang, kasus positif bertambah 60 orang dan pasien meninggal dunia 6 orang. Masih terjadinya penularan covid-19 saat ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Rabu (28/4).

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 14.062 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 13.258 orang (94,28 persen), meninggal dunia 315 orang (2,24 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 489 orang (3,48 persen).

Terkait kasus meninggal dunia, pasien pertama merupakan seorang laki-laki usia 63 tahun yang berdomisili di Desa Tegal Harum. Pasien kedua juga merupakan seorang laki-laki usia 80 tahun yang berdomisili di Kelurahan Pemecutan. Pun demikian pasien ketiga juga merupakan seorang laki-laki usia 77 tahun yang beromisili di Desa Kesiman Kertalangu.

Selanjutnya pasien keempat merupakan seorang laki-laki usia 63 tahun yang berdomisili di Desa Tegal Harum. Pasien keempat merupakan seorang perempuan usia 51 tahun yang berdomisili di Kelurahan Renon. Pasien terakhir juga merupakan seorang perempuan usia 51 tahun yang berdomisili di Desa Pemecutan Kaja.

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dimana, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Berita Terpopuler